Menu
Pencarian

Berbenah di Tengah Sorotan, Mikutopia Tunjukkan Kontribusi Lewat Setoran Pajak Ratusan Juta

JTV Malang - Selasa, 7 April 2026 20:05
Berbenah di Tengah Sorotan, Mikutopia Tunjukkan Kontribusi Lewat Setoran Pajak Ratusan Juta
Suasana kawasan wisata Mikutopia di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, yang masih dalam proses evaluasi pasca uji coba operasional.

KOTA BATU - PortalJTV – Destinasi wisata Mikutopia di Kota Batu masih menjadi perhatian publik. Di tengah tingginya minat pengunjung, pengelola bersama Pemerintah Kota Batu terus melakukan pembenahan, baik dari sisi perizinan maupun fasilitas di lapangan.

Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, menegaskan bahwa hingga saat ini proses perizinan Mikutopia masih berjalan dan belum sepenuhnya rampung.

“Izin AMDAL dan AMDAL Lalin-nya masih dalam proses. Hasil uji coba kemarin menjadi bahan evaluasi bagi dinas terkait,” ujarnya, Selasa (7/4/2026).

Menurutnya, beberapa dokumen masih harus dilengkapi sebelum izin dinyatakan final. Pemerintah, kata dia, tidak ingin proses tersebut dilakukan secara terburu-buru.

“Pengajuan sudah dilakukan sebelumnya, tetapi memang belum final. Masih ada beberapa perizinan yang harus dilengkapi,” jelasnya.

Heli menegaskan, pemerintah tetap membuka ruang bagi investasi, termasuk di sektor pariwisata. Namun, seluruh proses harus tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

“Kami tidak anti investasi. Tapi investasi harus tetap menjaga keseimbangan antara ekonomi dan ekologi,” tegasnya.

Sementara itu, pihak pengelola Mikutopia juga mengakui adanya sejumlah catatan selama masa awal operasional. Manajer Operasional Mikutopia, Panji Akbar Ramadhani, menyebut berbagai keluhan dari pengunjung telah menjadi bahan evaluasi internal.

“Evaluasi dari pengunjung seperti kurangnya tong sampah, antrean yang panjang dan belum tertata, serta kebersihan toilet,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung yang tinggi saat awal pembukaan menjadi tantangan tersendiri bagi pengelola.

“Antusiasme masyarakat cukup tinggi, sehingga di awal memang ada beberapa hal yang belum maksimal,” ujarnya.

Namun, pihaknya memastikan berbagai pembenahan telah dilakukan secara bertahap, terutama saat momentum libur Lebaran.

“Alhamdulillah perlahan-lahan sudah kami perbaiki. Saat hari raya kemarin kami fokus pada pembenahan fasilitas dan pelayanan,” katanya.

Untuk mengatasi persoalan parkir dan kemacetan, pengelola telah menambah kantong parkir sejak H+3 Lebaran. Hasilnya, kondisi di lapangan kini mulai lebih terkendali.

“Parkiran dan kemacetan sudah jauh lebih teratasi. Kami terus melakukan penyesuaian di lapangan,” jelasnya.

Selain itu, perbaikan akses menuju lokasi wisata juga tengah dilakukan, termasuk pelebaran jalan dan jembatan yang ditargetkan selesai pada akhir April 2026.

“Jalan dan jembatan masih dalam proses pelebaran. Targetnya akhir April ini selesai,” imbuhnya.

Di tengah proses evaluasi tersebut, Mikutopia juga mulai memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Dalam 11 hari operasional berbayar, pengelola tercatat telah menyetorkan pajak hiburan sebesar Rp352 juta ke kas Pemerintah Kota Batu.

“Ini bentuk komitmen kami. Kami sudah menyetorkan pajak hiburan ratusan juta rupiah,” tegas Panji.

Rinciannya meliputi pajak tiket masuk sekitar Rp212 juta, pajak wahana Rp63 juta, pajak restoran Rp67 juta, serta pajak parkir sekitar Rp9 juta.

“Ini menunjukkan bahwa sektor wisata memiliki potensi besar dalam mendukung PAD daerah,” tambahnya.

Meski demikian, sejumlah pihak, termasuk WALHI Jawa Timur, turut mengingatkan pentingnya kelengkapan izin dan aspek keselamatan dalam pengembangan wisata.

Pemerintah Kota Batu pun menegaskan bahwa seluruh proses evaluasi akan terus dilakukan agar operasional Mikutopia ke depan benar-benar siap dan sesuai standar. (Rafli)

Editor : JTV Malang






Berita Lain



Berlangganan Newsletter

Berlangganan untuk mendapatkan berita-berita menarik dari PortalJTV.Com.

    Cek di folder inbox atau folder spam. Berhenti berlangganan kapan saja.